SEKOLAH DIFABEL UKM F LITERASI PENDIDIKAN
21/10/2022-
UKM F Literasi Pendidikan UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan
Sekolah Difabel yang bertempat di SLB PRI Jl. Pelita II Rt 06/09 Banyurip
Pekalongan pada Jumat, 21 Oktober 2022.
Kegiatan
sekolah difabel ini merupakan salah satu program dari divisi Pemberdayaan
Sosial UKM F Literasi Pendidikan dengan tema “Belajar Ciptakan Cinta Tanpa
Syarat”. Kegiatan sekolah difabel ini ditujukan kepada siswa siswi sekolah luar
biasa PRI Pekalongan sebagai langkah awal membangun kepedulian, kepekaan
terhadap sosial dikalangan mahasiswa di FTIK UIN KH. Abdurrahman Wahid
Pekalongan.
Selain
panitia dari pengurus UKM Literasi Pendidikan, kami juga membuka volunteer atau relawan yang berasal dari
mahasiswa FTIK yang ingin bergabung dalam sekolah difabel yang diadakan. Tujuan
dari adanya open recruitment volunteer adalah
agar mahasiswa memiliki jiwa sosial yang tinggi, sehingga kampus tidak hanya
sebagai menara gading yang tinggi menjulang tetapi juga diimbangi dengan
kepekaan mahasiswa terhadap masyarakat di luar kampus.
Diawal
acara kami langsung memasuki kelas dan langsung membukanya dengan berdoa agar
acara sekolah difabel ini bisa berjalan sebagaimana mestinya. Dilanjutkan
dengan perkenalan masing-masing panitia kepada siswa siswi SLB PRI Pekalongan
agar siswa siswi tersebut secara langsung dapat mengenal kami yang akan
memberikan pengajaran.
Acara
selanjutnya yaitu menyanyikan lagu anak-anak seperi balonku, topi saya bundar,
burung kakak tua serta pelangi. Hal ini bertujuan guna menambah semangat,
menambah keakraban serta menularkan kebahagiaan di tengah keterbatasan mereka.
Dalam
kegiatan sekolah difabel UKM F Literasi Pendidikan terdapat dua sesi kegiatan
yaitu origami dan mewarnai gambar yang telah disediakan. Siswa siswi SLB PRI
sangat antusias dan melakukannya penuh dengan semangat.
Setelah
mereka selesai mewarnai, kami meminta mereka untuk maju ke depan agar
menampilkan gambar yang mereka warnai. Kemudian kami membagikan hadiah kepada
siswa siswi SLB yang berani maju kedepan. Mereka sangat berantusias, energik
dan penuh semangat dalam mengikuti kegiatan ini.
Acara
dilanjutkan dengan sesi foto bersama dengan siswa siswi SLB PRI Pekalongan.
Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang menandakan bahwa acara sudah
berakhir dan berjalan lancar seperti yang diharapkan. Dengan adanya sekolah
difabel yang dilaksanakan oleh departemen pemberdayaan sosial diharapkan
mahasiswa/i FTIK UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan memiliki jiwa sosial yang
tinggi, mempunyai kepedulian kepada masyarakat sekitar, dan mempunyai perhatian
terhadap isu-isu kemanusiaan sehingga teori yang mereka pelajari di kampus dapat
memiliki dampak positif untuk dirinya maupun lingkungannya. Karena esensi dari
pendidikan adalah bagaimana ilmu yang kita pelajari dapat memiliki dampak
positif baik untuk dirinya maupun lingkungan sekitarnya.
Penulis
: Mei Yuniati
Redaktur
: UKM F Literasi Pendidikan






Komentar
Posting Komentar