PENGELOLA JURNAL ARTIK KSM LITERASI PENDIDIKAN IKUTI WORKSHOP PENGUATAN JURNAL HIKMATUNA MENUJU SCOPUS: LANGKAH STRATEGIS MENUJU JURNAL BEREPUTASI

 



PEKALONGAN – Tiga delegasi pengelola Jurnal ARTIK dari KSM Literasi Pendidikan berkesempatan mengikuti agenda strategis “Workshop Penguatan Jurnal Hikmatuna Menuju Scopus” pada 7-8 April 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Pascasarjana UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan ini bertempat di Kampus I UIN Gusdur, Jl. Kusuma Bangsa No. 9, Kota Pekalongan.

KSM Literasi Pendidikan sendiri sejak awal tahun 2025 telah dipercaya mengelola jurnal mahasiswa pertama di lingkungan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yaitu Jurnal ARTIK (Aplikasi Riset Tarbiyan dan Ilmu Keguruan). Di bawah bimbingan intensif para dosen, Jurnal ARTIK sukses menerbitkan edisi perdananya pada tahun 2025. Keikutsertaan dalam workshop ini bertujuan untuk memperluas cakrawala pengelola dalam membangun ekosistem jurnal yang berkualitas dan bereputasi internasional.



Kegiatan hari pertama dibuka oleh Direktur Pascasarjana UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sekaligus Guru Besar Ilmu Fiqih, Prof. Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya komitmen kolektif dalam meningkatkan standar publikasi.

"Penguatan jurnal bukan sekadar persoalan administratif, melainkan upaya menjaga marwah akademik. Kita harus memastikan setiap artikel yang terbit memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan," ujar Prof. Ade.

Senada dengan hal tersebut, Managing Editor Jurnal Hikmatuna sekaligus Guru Besar Ilmu Ekonomi Syari’ah, Prof. Dr. Hj. Susminingsih, M.Ag., menambahkan bahwa jurnal harus menjadi wadah yang adaptif terhadap standar global.

"Menuju Scopus memerlukan ketekunan dalam menjaga kualitas substansi dan konsistensi tata kelola. Workshop ini adalah pijakan awal untuk membawa jurnal kita diakui secara internasional," tegasnya.

Sesi inti kemudian diisi oleh Prof. Dr. Khamami Zada, S.H., M.A., Editor in Chief Jurnal Hikmatuna sekaligus Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Beliau membedah langkah konkret indeksasi Scopus serta menetapkan arah keilmuan Jurnal Hikmatuna yang kini berfokus pada Islamic Family Law dan Economic Law. Beliau menekankan perlunya kolaborasi internasional melalui keterlibatan penulis, editor, dan mitra bestari dari berbagai negara guna memenuhi standar jurnal internasional yang kredibel.


Memasuki hari kedua, antusiasme peserta tetap terjaga dengan penguatan materi dari Dr. Busro, M.Ag., Koordinator Pengelolaan Jurnal Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Beliau memaparkan lima kriteria utama standar Scopus, yakni: journal policy, quality of content, journal standing, regularity, dan online availability.

Selain aspek teknis, Dr. Busro juga berbagi strategi proaktif untuk menarik minat peneliti internasional. Salah satunya adalah melalui tata cara korespondensi formal yang efektif kepada para penulis dan peneliti bereputasi global yang sudah terindeks Scopus agar bersedia berkontribusi dalam jurnal.



Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelola Jurnal ARTIK dapat mengadopsi standar pengelolaan jurnal internasional untuk diterapkan dalam skala jurnal mahasiswa. Partisipasi ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi tim redaksi ARTIK dalam memperbaiki sistem manajemen naskah, memperketat proses peer-review, serta meningkatkan kualitas literasi digital jurnal agar lebih aksesibel.

Dengan bekal wawasan dari para pakar, Jurnal ARTIK ditargetkan tidak hanya sekadar menjadi media publikasi tugas mahasiswa, namun bertransformasi menjadi jurnal mahasiswa yang unggul, profesional, dan menjadi rujukan akademik yang diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional.

Komentar